Melacak penyebaran COVID-19: Memantau angka reproduksi efektif

Rt merujuk pada angka reproduksi efektif—sebuah metrik untuk melacak laju penyebaran virus secara real-time.

Jika Rt di atas 1.0, setiap infeksi akan menyebabkan lebih dari satu infeksi lain (virus menyebar dengan cepat). Sebagai contoh: Rt = 2 berarti satu pasien yang terinfeksi akan menulari rata-rata dua pasien lainnya.

Jika Rt di bawah 1.0, setiap infeksi akan menyebabkan kurang dari satu infeksi lainnya, dan virus akan berhenti menyebar.

World Health Organization (WHO) serta riset epidemiologi terbaik menjadikan Rt sebagai parameter penting untuk menentukan strategi dan durasi lockdown. Seiring rencana pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), penting untuk terus memantau angka Rt demi memahami implikasi kebijakan tersebut pada tingkat persebaran virus. Selengkapnya

Diperbarui setiap hari. Data Terakhir Diperbarui 5 Juli 2020 pukul 06:13

Disclaimer: Model diperbarui berdasarkan data terkini dari Gugus Tugas COVID-19 Indonesia (data terakhir dari https://covid19.go.id/ adalah 3 Juli 2020)

DKI Jakarta

Jawa Barat

Jawa Timur

Jawa Tengah

Sulawesi Selatan

Banten

Nusa Tenggara Barat

Bali

Papua

Kalimantan Selatan

Sumatera Barat

Sumatera Selatan

Kalimantan Tengah

Kalimantan Timur

Sumatera Utara

D.I. Yogyakarta

Kalimantan Utara

Kepulauan Riau

Kalimantan Barat

Sulawesi Tenggara

Lampung

Sulawesi Utara

Sulawesi Tengah

Riau

Papua Barat

Sulawesi Barat

Jambi

Maluku Utara

Maluku

Gorontalo

Kep. Bangka Belitung

Aceh

Bengkulu

Nusa Tenggara Timur

Menghitung angka Rt

Rt adalah angka reproduksi efektif COVID-19 di setiap wilayah/negara. Ia memberi gambaran tentang kondisi epidemi terkini lewat estimasi jumlah rata-rata penularan yang terjadi per satu kasus infeksi. Angka Rt berubah dari waktu ke waktu, dan dapat dipakai untuk mengukur laju penularan virus secara real-time.

Angka Rt dihitung dengan pemodelan matematika. Model pelacakan Rt kami terinspirasi oleh karya Bettencourt & Ribeiro (2008) serta Systrom (2020), dan telah dikalibrasi untuk menggambarkan kondisi COVID-19 di Indonesia. Park et al. (2020) memperkirakan masa inkubasi koronavirus berlangsung dalam 4–6 hari, dengan interval serial (jarak antara infeksi pertama dan infeksi berikutnya) 4–8 hari. Untuk model ini, interval serial yang digunakan adalah 7 hari.

Garis abu menunjukkan terdapat kemungkinan 90% bahwa estimasi angka Rt yang sesungguhnya berada dalam rentang ini. Seiring peningkatan jumlah tes, kepercayaan terhadap estimasi pun meningkat dan dapat menyebabkan garis abu menyempit.

Kami mengeluarkan usaha terbaik untuk menghitung Rt secara akurat. Namun, model kami — sebagaimana semua model matematika — turut memiliki limitasi.

daftar pustaka

COVID-19, G. (2020). Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. Retrieved from https://covid19.go.id

Bettencourt, L., & Ribeiro, R. (2008). Real Time Bayesian Estimation of the Epidemic Potential of Emerging Infectious Diseases. Plos ONE, 3(5), e2185. doi: 10.1371/journal.pone.0002185

Systrom, K. (2020). The Metric We Need to Manage COVID-19. Retrieved from http://systrom.com/blog/the-metric-we-need-to-manage-covid-19/

Rt Covid-19. (2020). Retrieved 24 May 2020, from https://rt.live/

Park, M., Cook, A., Lim, J., Sun, Y., & Dickens, B. (2020). A Systematic Review of COVID-19 Epidemiology Based on Current Evidence. Journal Of Clinical Medicine, 9(4), 967. doi: 10.3390/jcm9040967

Inglesby, T. (2020). Public Health Measures and the Reproduction Number of SARS-CoV-2. JAMA. doi: 10.1001/jama.2020.7878

HKUMed WHO Collaborating Centre for Infectious Disease Epidemiology and Control releases real-time situation report by the instantaneous effective reproductive number (Rt) of COVID-19. (2020). Retrieved from https://sph.hku.hk/en/news/press-releases/2020/hkumed-who-collaborating-centre-for-infectious-disease-epidemiology-and-control-releases-real-time-situation-report-by-the-instantaneous-effective-reproductive-number-rt-of-covid-19

hubungi kami

Kirimkan pesan dan kami akan segera mengontak Anda kembali

Email

Bonza HQ

Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 2

Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190, Indonesia